laporan pkl

Posted: 25 Maret 2010 in Uncategorized

LAPORAN PELAKSANAAN

PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)

DI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI

KEDIRI

OLEH

MASDAR ALI

NIM. 06.1.01.09.0625

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, OLAH RAGA DAN KESEHATAN

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA

P A C I T A N

MARET 2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan anugerah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dengan lancar.

Laporan ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada jurusan Pendidikan jasmani,olah raga dan  kesehatan STKIP PGRI Pacitan.

Dalam penulisan laporan ini tidak lepas dari peran pihak lingkungan yang turut memberikan sumbangsihnya, untuk itu penulis ucapkan terima kasih dan penghormatan kepada :

  1. Bapak Drs. H. Maryono, M.M selaku ketua STKIP PGRI Pacitan;
  2. Bapak Drs. Catur Mardiyanto selaku Ketua UPPL STKIP PGRI Pacitan;
  3. Bapak Drs. Nangim selaku Ketua Program Studi Pendidikan jasmani,olah raga dan  kesehatan STKIP PGRI Pacitan;
  4. Bapak Dosen Pembimbing / Pendamping;
  5. Rekan-rekan seperjuangan Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan;
  6. Semua pihak yang telah memberikan motivasi dan dukungan kepada penulis.

Harapan penulis laporan ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya. Penulis menyadari bahwa laporan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini masih banyak kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan kritik, saran dan evaluasinya guna perbaikan selanjutnya.

Pacitan,         Maret 2010

Penulis

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) oleh MASDAR ALI ini telah diperiksa dan disahkan pada tanggal dan oleh :

Pacitan,       Maret 2010

Kepala UPPL STKIP PGRI Pacitan

Drs. CATUR MARDIYANTO

NIDN. 0725036401

Pacitan,       Maret 2010

Kepala  Program Studi STKIP PGRI Pacitan

Drs. NANGIM

NIDN.

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ……………………………………………………………………..

HALAMAN PENGESAHAN …………………………………………………………

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………

DAFTAR LAMPIRAN ………………………………………………………………….

BAB I       PENDAHULUAN

  1. Batasan PKL …………………………………………………………….
  2. Tujuan PKL ……………………………………………………………..
  3. Ruang Lingkup …………………………………………………………

BAB II      PELAKSANAAN PKL

  1. Waktu Pelaksanaan ……………………………………………………
  2. Pelaksanaan PKL ………………………………………………………

BAB III    PENUTUP

LAMPIRAN

DAFTAR LAMPIRAN

Ÿ  Visi dan Misi Universitas Nusatara PGRI Kediri

Ÿ  Tujuan Universitas Nusatara PGRI Kediri

Ÿ  Daftar Pimpinan Universitas Nusatara PGRI Kediri

Ÿ  Pimpinan Dan Lembaga Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Nama Dosen Penjaskesrek Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Sarana Dan Prasarana Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Sejarah Dan Dinamika Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Hasil Pertandingan Di Universitas Nusantara PGRI Kediri

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. BATASAN

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan serangkaian kegiatan praktikan yang mencakup latihan dan tugas-tugas kependidikan secara terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan profesi kependidikan.

PKL dikembangkan dan dilaksanakan pendekatan terpadu, kompetensi profesional, kesinambungan, koordinasi, terintegrasi dan sebagainya.

Praktik Kerja Lapangan yang dilakukan mahasiswa merupakan salah satu wadah agar mahasiswa mendapatkan pengalaman profesi yang dapat diandalkan. Dalam PKL mahasiswa akan dihadapkan pada kondisi riil aplikasi bidang keilmuan, seperti kemampuan kerja dan praktek, kemampuan bersosialisasi dan bernegosiasi, dan kemampuan manajerial kependidikan lainnya.

PKL tidak hanya kegiatan kerja dan praktek yang harus ditempuh oleh mahasiswa, tetapi juga menyangkut kemampuan berpartisipasi, membangun atau mengembangkan potensi pendidikan dimana ia berlatih. Partisipasi tersebut dapat berupa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan dan sebagainya.

  1. B. TUJUAN

Tujuan PKL adalah terbentuknya pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap, pola tingkah laku yang diperlukan bagi profesinya, serta cakap dan tepat menggunakannya dalam penyelenggaraan PKL, baik di universitas maupun di luar universitas. Secara terperinci tujuan PKL adalah sebagai berikut :

  1. Memberikan wahana aplikasi keilmuan bagi mahasiswa
  2. Memberikan pengalaman profesional mahasiswa sebagai calon guru, sehingga benar-benar menjadi lulusan kependidikan yang siap terjun di masyarakat khususnya dunia kependidikan.
  3. Menjalin kerja sama edukasional dengan universitas sebagai mitra dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam PKL.
  1. C. RUANG LINGKUP

Praktikan kependidikan sebagai bagian integral dari kegiatan maka dalam aplikasinya diberi pembobotan Satuan Kredit Semester (SKS). Dapun model praktik.

Program Praktik kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan satu tahap yaitu :

  1. Tahap Program Praktik kerja Lapangan dilaksanakan di Universitas Nusantara PGRI Kediri (dengan bobot 2 SKS).

BAB II

PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

  1. A. WAKTU PELAKSANAAN
    1. 1. Tahapan PKL

Program Praktik kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan satu tahap yaitu :

  1. Tahap Program Praktik kerja Lapangan Dilaksanakan Di Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pelaksanakan Praktik kerja Lapangan ini ada beberapa tahap yaitu :

v  Tahap Persiapan

Tahap persiapan adalah suatu tahap dimana mahasiswa mempersiapkan diri sebelum melakukan praktik di Universitas. Tahap persiapan tersebut adalah :

  1. Mahasiswa sudah memprogram dan lulus mata kuliah PKL I / dengan nilai minimal C.
  2. Mahasiswa mengorganisasikan diri membantuk kelompok terdiri dari ±45 orang / bus, selanjutnya kelompok mahasiswa tersebut melakukan observasi mandiri terhadap Universitas yang akan ditempati kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan observasi tidak hanya berupa pengamatan sepintas tentang Universitas yang akan ditempati, tetapi juga melakukan pembicaraan lain yang mengantarkan terlaksananya kegiatan PKL. Kegiatan observasi harus dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa agar mahasiswa belajar bersosialisasi dengan lembaga Universitas profesi yang akan digeluti.

v  Tahapan Pelaksanaan PKL

Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan dapat mengikuti kegiatan PKL dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :.

  1. Mahasiswa melakukan koordinasi dengan Kepala Program Studi  Tentang kegiatan PKL.
  2. Mahasiswa melakukan praktik secara terbimbing mandiri di universitas  tempat PKL
  3. Mahasiswa berpartisipasi dalam melaksanakan PKL
  4. Selama PKL mahasiswa tidak hanya melaksanakan tugas, tetapi juga harus terlibat dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan bidang keilmuan, pengetahuan dan lain-lain.
  5. Perencanaan Praktik dan pertandingan dilakukan sebanyak 7 cabang pertandingan dalam waktu 1 hari.
  6. Apabila mahasiswa sudah selesai untuk persiapan pulang dengan di absensi.

v  Penyusunan Laporan PKL

Setelah PKL dilaksanakan, praktikan harus menulis laporan pelaksanaan PKL. Setelah disahkan kemudian diserahkan ke UPK. UPK kemudian mendistribusikan kepada pihak-pihak terkait.

v  Waktu Dan Pelaksanaan PKL

Proses PKL dilaksanakan dalam waktu 1 hari di universitas nusantara PGRI Kediri.

  1. 2. Jadwal Dan Praktik
    1. Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan PKL oleh penulis pada Pendidikan jasmani,Olah raga dan Kesehatan  sebagai berikut :

  1. Pelaksanaan PKL

Sebelum mahasiswa PKL antara lain :

  1. Melakukan persiapan dalam perjalanan dan melakukan PKL sesuai prosedur yang di berikan oleh kapala program studi.

v  Aktivitas dalam praktik mengajar

Praktik merupakan kegiatan dan menentukan keberhasilan seorang mahasiswa dalam melaksanakan PKL.Adapun hal-hal yang harus dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah :

  • Siap dalam melakukan PKL
  • Mematuhi peraturan-praturan yang ada
  • Melaksanakan tugas yang di berikan
  • Melakukan observasi dan praktek pertandingan .
  • Melaksanakan apersepsi, mengenalkan tujuan PKL
  1. Faktor Penghambat Dan Penunjang Kegiatan

Faktor penghambat dalam proses belajar adalah sebagai berikut :

  1. Perbedaan fisik : usia, berat badan, jenis kelamin, pendengaran, penglihatan, dan kemampuan bertindak.
  2. Perbedaan social termasuk status ekonomi, agama, hubungan keluarga, dan suku.
  3. Perbedaan kepribadian termasuk watak, motif, minat dan sikap.
  4. Perbedaan inteligensi dan kemampuan dasar (skill).
  5. Perbedaan kecakapan atau kepandaian

Factor pendukung dalam PKL adalah sebagai berikut :

  1. Motivasi dari keluarga
  2. Kematangan fisik dan psikis
  3. Status social ekonomi
  4. Kapasitas mental, emosi dan inteligensi
  5. Skill dan kemampuan yang dimilki peserta.

BAB III

PENUTUP

  1. A. KESIMPULAN

Dari kegiatan Praktik kerja Lapangan yang penulis laksanakan di universitas nusantara PGRI kediri, penulis menyimpulkan bahwa :

  1. Untuk melaksanakan kegiatan memerlukan persiapan yang matang, sehingga dalam pelaksanaannya berjalan dengan lancar.
  2. Dengan melaksanakan PKL penulis mendapat pengalaman dan pengetahuan tentang seluk beluk pelaksanaan praktik kependidikan di universitas nusantara PGRI kediri.
  1. B. SARAN
    1. Kepada STKIP PGRI PACITAN kami mengharapkan untuk tahun berikutnya ditambah lebih dari 8 kali pertandingan untuk lebih meningkatkan kapabilitas mahasiswa dan kemampuan dalam bidang sekil olah raga..
    2. Kepada STKIP PGRI PACITAN praktik hendaknya fasilitas yang sudah ada ditingkatkan dan dimanfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan kreatifitas dan kemampuan mahasiswa, selain itu minimal sarana dan prasarana di samakan dengan universitas nusantara PGRI kediri.

DAFTAR LAMPIRAN

Ÿ  Visi dan Misi Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Tujuan Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Daftar Pimpinan Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Pimpinan Dan Lembaga Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Nama Dosen Penjaskesrek Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Sarana Dan Prasarana Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Sejarah Dan Dinamika Universitas Nusantara PGRI Kediri

Ÿ  Hasil Pertandingan Di Universitas Nusantara PGRI Kediri

VISI DAN MISI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

A. VISI

Universitas Nusantara PGRI Kediri yang unggul sebagai pusat
pengembangan sumberdaya manusia seutuhnya yang mempunyai keunggulan
kompetitif dan bermartabat

B. MISI
Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional dalam bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi guna mewujudkan lembaga yang handal dan
mampu menghasilkan sumberdaya manusia seutuhnya.

TUJUAN UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

1.  Menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang
ungggul dan berdaya saing tinggi dalam bidang pendidikan, sains,
teknologi, bahasa dan seni

2.  Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan IPTEK untuk
mengasilkan karya akademik yang unggul dan menjadi rujukan dalam
bidang pendidikan, sains, teknologi, bahasa dan seni

3.  Membangun masyarakat melalui penerapan IPTEK yang relevan bagi
kesejahteraan dan kemanusia

4. Menghasilkan sumberdaya manusia yang mandiri yang peduli pada
lingkungan

DAFTAR PIMPINAN UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

  • Rektor
  • Pembantu Rektor I
  • Pembantu Rektor II
  • Pembantu rektor III
  • Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Dekan Fakultas Ekonomi
  • Dekan Fakultas Teknik
  • Dekan Fakultas ilmu Kesehatan
  • Dekan Fakultas Peternakan
  • Ketua Lembaga Pendidikan
  • Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan
  • Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi

PIMPINAN DAN LEMBAGA UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

PENGURUS PPLP PT. PGRI KEDIRI

1. Rektorat

2. Biro

  • Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Biro Administrasi Umum dan Keuangan

3. Pimpinan Fakultas

  • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Kesehatan

NAMA DOSEN PENJASKESREK UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI  KEDIRI

NO NAMA NO NAMA
1 Drs. Sugito, M.Pd. 23 Dra. Khusussiyah, M.Pd.
2 Drs. Setyo Harmono, M.Pd. 24 Drs. H. Ngadenan, M.Pd.
3 Drs. Slamet Junaedi, M.Pd. 25 Drs. Mukono, M.Pd.
4 Drs. FX. Sutardja 26 Drs. Isman Harjadi, M.Pd.
5 Prof. DR. Sugiono, MM. 27 Drs. Suharsono, M.Pd.
6 Drs. H. Samari, MM. 28 Dra. Suparti
7 Dra. Musijah, MM. 29 Drs. Boedi Prasetyo
8 Subandi, SH. MM. 30 Drs. Sudono
9 Sarwito, S.Pd. 31 Drs. Subagyo
10 Ruruh Andayani B., S.Pd. 32 Drs. Bambang Soenarko, M.Pd.
11 Abdian Asgi S., S.Pd. 33 Drs. Heri Purnomo
12 Mashudi, S.Pd. 34 Drs. Mursid
13 Drs. Sugiyatno 35 Drs. Jumadi
14 M. Samsul, S.Pd. 36 Drs. Fauzi H.
15 Dra. Marwati 37 Drs. Fatoni
16 Drs. Sentot 38 Hanggara Budi Utomo, S.Psi.
17 Drs. Eko Supriyadi 39 Drs. Rawan H.
18 Drs. Agus Aryanto 40 Dra. Mumun
19 Sofii, S.Pd. 41 Priyanto, S.Pd.
20 Drs. Heru Budiaono 42 Drs. Suyanto
21 Drs. Sigit Widiatmoko, M.Pd.
22 Drs. Bambang Soenarko, M.Pd.

SARANA DAN PRASARANA UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Sarana Olahraga

Potensi mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri dalam bidang olahraga juga sangat diperhatikan, berbagai sarana olahraga dibangun guna mendukung minat dan bakat mahasiswa, sehingga diharapkan mahasiswa UNP tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang non akademik.

Sarana olahraga yang tersedia antara lain :

  • Lapangan Basket
  • Lapangan Volly
  • Lapangan Tenis Meja
  • Lapangan Bulutangkis
  • Lapangan Sepak bola, dll.

Kantin UNP

Keberadaan kantin ini merupakan keharusan mengingat mayoritas mahasiswa UNP berasal dari luar daerah sehingga kebutuhan konsumsi selama di Kampus sebagian terpenuhi dengan tersedianya fasilitas Kantin.

Kantin merupakan salah satu fasilitas kampus yang digemari oleh mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri. Kantin tersebut menyediakan makanan dan minuman bagi mahasiswa, dosen dan karyawan sepanjang jam efektif kuliah atau kantor setiap hari.

Di kantin ini para mahasiswa bersama teman yang lain menghabiskan waktu istirahat sambil menyantap makanan yang disediakan oleh warung atau penjual makanan. Selain warung yang menjual aneka makanan, kantin juga dilengkapi dengan hot spot sehingga mahasiswa bisa menggunakan dan mengakses internet sambil berisitirahat menunggu perkuliahan selanjutnya. Apalagi pada jam istirahat tempat ini merupakan tempat teramai pada saat itu.

Internet

Kegiatan praktikum bagi mata kuliah atau pendidikan yang berbasis internet di dukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium jaringan yang terkoneksi internet.  Hal ini bertujuan agar mahasiswa melaksanakan praktikum dengan fasilitas dan layanan internet secara langsung/online.

Selain itu disediakan fasilitas Hot Spot yang terkoneksi dengan internet di beberapa tempat sehingga dapat digunakan oleh Mahasiswa UNP dengan mudah.

Musholla

Musholla merupakan salah satu fasilitas untuk mahasiswa, staff dan dosen dalam menunaikan kewajiban sholat. Demi terwujudnya keseimbangan ilmu pengetahuan, iman serta akhlak sehingga mahasiswa bukan hanya berkembang secara keilmuan, tapi juga berdampak bagi kemajuan sosial dan agama.

Bank Mini

Untuk melayani kebutuhan keuangan mahasiswa dan warga kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri juga menyediakan fasilitas Bank Mini bekerjasama dengan Bank Jatim Kediri. Pengelolaan BankMini ini disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. Pembayaran SPP, dan pembayaran semua administrasi ditangani oleh Bank Mini.

Diharapkan dengan adanya Bank Mini, semua kegiatan yang berhubungan dengan pembayaran keuangan mahasiswa UNP dapat berjalan dengan lancar.

Laboratorium

Setiap Fakultas yang ada di UNP Kediri memiliki fasilitas laboratorium sebagai fakor pendukung dalam penyelenggaraan kegiatan perkuliahan di UNP. Laboratorium – laboratorium ini delengkapi dengan peralatan yang canggih dan memadai untuk pelaksanaan kegiatan di laboratorium tersebut. Laboratorium – laboratorium tersebut antara lain :

  • Laboratorium Ekonomi
  • Laboratorium FKIP
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Teknik Informatika, dll.

Laboratorium Akuntansi

Fasilitas praktikum bagi mahasiswa ekonomi Universitas Nusantara PGRI Kediri di sediakan dalam bentuk laboratorium komputer akuntansi  dan Laboratorium Akuntansi Manual. Penyediaan layanan ini diarahkan agar mahasiswa ekonomi memiliki bekal keahlian berbasis teknologi informasi dan keterampilan dalam bidang ekonomi akuntansi.

Laboratorium Bahasa

Laboratorium Bahasa merupakan pusat pendidikan bahasa yang dimiliki oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri. Lab ini berfungsi untuk menyediakan kebutuhan pendidikan/pelatihan dan sertifikasi bahasa inggris bagi civitas akademika. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di dukung oleh tenaga-tenaga bahasa yang berpengalaman.

Laboratorium Biologi

Laboratorium Biologi Universitas Nusantara PGRI Kediri berfungsi untuk mendukung terselenggaranya proses belajar mengajar dari berbagai mata kuliah dalam lingkup Biologi. Disamping itu laboratorium ini juga memberikan jasa layanan berupa konsultasi, kerja laboratorium (penelitian) baik untuk dosen maupun mahasiswa.

Dalam rangka terciptanya kerja yang berkelanjutan serta pemanfaatan laboratorium yang optimal, berbagai usaha untuk meningkatan kinerja dan karya, terus dilakukan oleh staf dan teknisi. Usaha untuk menjalin kerjasama dengan pihak luar dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta dilaksanakan dalam rangka mewujudkan peningkatan pelayanan serta kemandirian laboratorium.

Dengan mempertimbangkan tersedianya peralatan serta SDM yang berkualitas, Sub Lab Biologi berusaha untuk mengembangkan kelompok kerja pada bidang biologi, seperti : biodiversitas, genetika, kultur jaringan, mikrobiologi, mikroteknik, ekologi serta bioteknologi. Usaha untuk menuju kualifikasi serta kemandirian ini, pada akhirnya bertujuan untuk mendukung terwujudnya aplikasi ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi kemajuan masyarakat

SEJARAH DAN DINAMIKA UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Universitas Nusantara PGRI Kediri adalah Lembaga Pendidikan Tinggi di bawah naungan PPLP PT–PGRI Kediri yang berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 241/D/O/2006 tanggal 12 Oktober 2006 tentang pemberian Ijin Penyelenggaraan Program Program studi Baru dan Penggabungan beberapa Perguruan Tinggi menjadi Universitas Nusantara PGRI kediri.

Embrio Universitas Nusantara PGRI Kediri diawali dari perguruan tinggi yang didirikan oleh yayasan yang dibentuk oleh PGRI Daerah VIII Jawa Timur. Tepatnya pada pertengahan tahun 1976, PGRI Cabang Kotamadya dan Kabupaten membentuk yayasan, yaitu Sub yayasan PGRI cabang Kotamadya dan Kabupaten Kediri. Sebagai tindak lanjut mewujutkan lembaga tersebut, kemudian Dibentuk panitia pelaksana untuk menyiapkan semua semua persyaratan Mendirikan perguruan tinggi. Berdasar hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Kopertis wilayah VII Surabaya, IKIP PGRI Jawa Timur di Kediri telah dianggap telah memenuhi persyaratan minimal sehingga dapat di berikan status “Terdaftar” dengan surat keputusan koordinator kopertis wilayah VII nomor 87A/I1976 tanggal 17 Mei 1976. Dengan status ini IKIP PGRI Jawa Timur di Kediri diberi kewenangan untuk menylenggarakan pendidikan tinggi sampai tinggkat Sarjama Muda, yng terdiri dari Fakultas Ilmu Pendidikan dengan jurusan Pendidikan umum dan Fakultas keguruan ilmu sosial dengan jurusan pendidikan ilmu sejarah.

Kemudian berdasar keputusan surat menteri P dan K Republik Indonesia nomor 0428/O/1983 tanggal 7 Oktober 1983, jurusan yang ada pada Fakultas pendidikan Ilmu pengetahuan Sosial ditambah dengan jurusan PMP-KN.Perluasan falkutas, penambahan jurusan serta peningkatan pogram dimulai pada tahun akademik 1984/1984. Dengan izin operasional dari kopertis wilayah VII no 155/O/1984 tanggal 29 mei 1984, IKIP PGRI Jawa Timur di Kediri di izinkan membuka pogram pogram Sarjana dengan Fakultas dan jurusan sebagai berikut:

1.Fakultas Ilmu Pendidikan, terdiri dari jurusan:
a) Kurikulum dan Teknologi Pendidikan

b) Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

2.Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, terdiri dari jurusan:
a) Pendidikan sejarah

b) Pendidikan moral pancasila dan kewarganegaraan

3.Fakultas bahasa dan seni, terdiri dari jurusan:
a) Pendidikan Bahasa Indonesia
b) Pendidikan Bahasa Inggris

4.Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA, terdiri dari jurusan:
a) Pendidikan Matematika

Selanjutnya berdasarkan surat keputusan Mendikbud RI nomor 1398/O/1984 tanggal 29 Agustus 1984 semua jurusan berstatus “Terdaftar” Mulai tahun 1985, IKIP PGRI Kediri lepas dari naungan IKIP PGRI Jawa Tmur di Kediri . IKIP PGRI Kediri berubah secara resmi menjadi lembaga pendidikan tinggi tinggkat institut berdasarkan surat keputusan mendikbud RI nomor 070/O/1985 tanggal 18 Frebruari 1985 sekaligus mendapat status “Terdaftar”. Bersama denga perubahan status, IKIP PGRI mengusulkan fakultas dan jurusan baru, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan pengetauan Sosial bertambah jurusan Pendidikan Dunia Usaha Program Pendidikan Akuntansi, di fakultas pendidikan Matematika dan IPA bertambah jurusan Biologi, dan Fakultas Pendidikan Olah Raga dan kesehatan, dengan Jurusan Pendidikan Olahraga jenjang D-III dan S-I. Dengan semakin ditingkatkanya kualitas pogram pendidikan maka sejak 1990, berdasar pada surat keputusan Mendikbud RI no 0124/O/1990 tanggal 19 Maret 1990 semua jurusan di IKIP PGRI Kediri mendapatkan status “Diakui”. Sedangkan di tahun 1998, yaitu ketika mulai diterapkan aturan baru mengenai akreditasi maka semua jurusan di IKIP PGRI Kediri Mendapat status “Terakreditasi” berdasarkan surat keputusan BAN PT depdikbud RI nomor 002/BAN/PT/AK-II/1998 tanggal 22 Desember 1998.

Dinamika masyarakat yang terus berkembang memuculkan wacana perubahan IKIP PGRI Kediri menjadi Unerversitas. Wacana yang berkembang itu kemudian dirumuskan secara konkrit dan dituangkan dalam RIP (Rencana Induk Pengembangan) bahwa pada tahun 2005 IKIP PGRI akan berubah menjadi Unerversitas. Sebagai tindak lanjut dan implementasi Rencana Induk Pengembangan maka pada tahun 1993 YPLP PT-PGRI Kediri mendirikan STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Kediri berdasar surat keputusan Mendiknas RI nomor 28/D/O/1993 tanggal 20 April 1993 tentang pemberian status terdaftar kepada pogram studi untuk jenjang pogram SI dan DIII, yaitu pogram studi Manajemen dan Akuntansi. Pada tahun 1998, YPLP PT-PGRI mendirikan STT (Sekolah Tinggi Tehnik) PGRI Kediri berdasar surat keputusan Mendiknas RI nomor 09/D/O/1998 tanggal 11 februari 1998 tentang pemberian status terdaftar pada tiga (3) pogram studi untuk jenjang pendidikan DIII dan SI yaitu pogram Teknik Mesin, Teknik Electro dan, Teknik Industri. Selanjutnya pada tahun 2003, YPLP PT-PGRI Kediri mendirikan AKPER PGRI Kediri dengan surat keputusan Mendiknas RI nomor 140/D/O/2004 tanggal 05 september 2003 tentang pemberian izin penyelengaraan pogram studi dan pendirian AKPER PGRI Kediri dengan progam studi keperawatan jenjang Diploma III. Persiapan perubahan menjadi unerversitas kemudian dimatangkan dengan dibentuknya tim penyusun proposal unerversitas berdasar surat keputusan ketua PPLP PT-PGRI Kediri nomor 070/SK/PPLP PT-PGRI/2004 tanggal 17 agustus 2004. Melalui proses yang cukup panjang mak pada tanggal 12 Oktober 2006 secara resmi berdasarkan surat keputusan Menteri pendidikan Nasional indonesia nomer 241/D/O/2006 seluruh lembaga pendidikan tinggi dibawah naungan PPLP PT-PGRI Kediri yaitu: IKIP PGRI Kediri, STIE Kediri, STT PGRI, AKPER PGRI Kediri, bergabung menjadi unerversitas Nusantara PGRI Kediri. Sabagai salah satu PTS tertua di Kediri unerversitas PGRI Kediri telah mendapat kepercayaan dari masyarakat Kediri dan sekitarnya.

Hal itu ditandai dengan adanya peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun. Untuk mendukung perkembangan yang ada maka sarana dan prasaran terus ditingkatkan. Pada saat ini Unirversitas Kediri menempati areal seluas 20.000 m2, memiliki 50 ruang kuliah yang nyaman, ruang pelayanan administrasi yang representatif, perpustakaan dengan 15.000 judul koleksi, labotarium yang modern dan canggih ,jaringan LAN dan internet, mushola, dan tempat parkir yang luas.

HASIL PERTANDINGAN DI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

  1. Sepak bola : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

8                   -                   6

  1. Bola Basket

Pa          : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

61          -              10

Pi           : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

12          -              0

  1. Bola Volly

Pa I : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

-

Pa II      : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

-

Pi           : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

-

  1. Badminton

Ganda I : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

-

Ganda II         : UNP Kediri vs STKIP PGRI Pacitan

-

laporan ppl

Posted: 25 Maret 2010 in Uncategorized

LAPORAN PELAKSANAAN

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)

DI MTsN PACITAN

OLEH

MASDAR ALI

NIM. 06.1.01.09.0625

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, OLAH RAGA DAN KESEHATAN

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA

P A C I T A N

MARET 2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan anugerah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini dengan lancar.

Laporan ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada jurusan Pendidikan jasmani,olah raga dan  kesehatan STKIP PGRI Pacitan.

Dalam penulisan laporan ini tidak lepas dari peran pihak lingkungan yang turut memberikan sumbangsihnya, untuk itu penulis ucapkan terima kasih dan penghormatan kepada :

  1. Bapak Drs. H. Maryono, M.M selaku ketua STKIP PGRI Pacitan;
  2. Bapak Drs. Catur Mardiyanto selaku Ketua UPPL STKIP PGRI Pacitan;
  3. Bapak Drs. Nangim selaku Ketua Program Studi Pendidikan jasmani,olah raga dan  kesehatan STKIP PGRI Pacitan;
  4. Bapak Afid Burhanuddin, M.Pd selaku Dosen Pembimbing
  5. Bapak Drs. Syamsudin, M.Ag selaku Kepala MTsN Pacitan
  6. Gatot Suhartono, S.Pd, M.Pd selaku Guru Pamong Jurusan Pendidikan jasmani,olah raga dan  kesehatan;
  7. Siswa-siswi MTsN Pacitan;
  8. Rekan-rekan seperjuangan Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan;
  9. Semua pihak yang telah memberikan motivasi dan dukungan kepada penulis.

Harapan penulis laporan ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya. Penulis menyadari bahwa laporan pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini masih banyak kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan kritik, saran dan evaluasinya guna perbaikan selanjutnya.

Pacitan,         Maret 2010

Penulis

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) oleh MASDAR ALI ini telah diperiksa dan disahkan pada tanggal dan oleh :

Pacitan,       Maret 2010

Dosen Pembimbing

AFID BURHANUDDIN, M.Pd

Pacitan,       Maret 2010

Guru Pamong

GATOT SUHARTONO, S.Pd,M.Pd

NIP. 19690830 200312 1 001

Pacitan,       Maret 2010

Kepala UPPL STKIP PGRI Pacitan

Drs. CATUR MARDIYANTO

NIDN. 0725036401

Pacitan,       Maret 2010

Kepala  MTsN Pacitan

Drs. SYAMSUDIN, M.Ag

NIP. 19551003 197901 1 001

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ……………………………………………………………………..

HALAMAN PENGESAHAN …………………………………………………………

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………

DAFTAR LAMPIRAN ………………………………………………………………….

BAB I       PENDAHULUAN

  1. Batasan PPL …………………………………………………………….
  2. Tujuan PPL ………………………………………………………………
  3. Ruang Lingkup …………………………………………………………

BAB II      TINJAUAN SINGKAT SEKOLAH PRAKTIK

  1. Sekolah Latihan ………………………………………………………..
  2. Hasil Observasi …………………………………………………………

BAB III    PELAKSANAAN PPL

  1. Waktu Pelaksanaan ……………………………………………………
  2. Pelaksanaan PPL ……………………………………………………….

BAB IV    PENUTUP

LAMPIRAN

DAFTAR LAMPIRAN

Ÿ  Visi dan Misi Sekolah

Ÿ  Denah Sekolah

Ÿ  Struktur Organisasi

Ÿ  Daftar Tenaga Kerja

Ÿ  Kalender Pendidikan

Ÿ  RPE

Ÿ  PROTA

Ÿ  PROMES

Ÿ  Silabus

Ÿ  RPP

Ÿ  Materi

Ÿ  Jurnal Mengajar

Ÿ  Jurnal Dialog

Ÿ  Jurnal Pribadi

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. BATASAN

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan serangkaian kegiatan praktikan yang mencakup latihan mengajar dan tugas-tugas kependidikan mengajar secara terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan profesi kependidikan.

PPL dikembangkan dan dilaksanakan pendekatan terpadu, kompetensi profesional, kesinambungan, koordinasi, terintegrasi dengan PBM, sistem blok waktu dan sebagainya.

Praktik Pengalaman Lapangan yang dilakukan mahasiswa merupakan salah satu wadah agar mahasiswa mendapatkan pengalaman profesi yang dapat diandalkan. Dalam PPL mahasiswa akan dihadapkan pada kondisi riil aplikasi bidang keilmuan, seperti kemampuan mengajar, kemampuan bersosialisasi dan bernegosiasi, dan kemampuan manajerial kependidikan lainnya.

PPL tidak hanya kegiatan mengajar yang harus ditempuh oleh mahasiswa, tetapi juga menyangkut kemampuan berpartisipasi, membangun atau mengembangkan potensi pendidikan dimana ia berlatih. Partisipasi tersebut dapat berupa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ekstra seperti pembuatan atau pengembangan majalah sekolah, teater, penulisan kreatif, kelompok diskusi dan sebagainya.

  1. B. TUJUAN

Tujuan PPL adalah terbentuknya pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap, pola tingkah laku yang diperlukan bagi profesinya, serta cakap dan tepat menggunakannya dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Secara terperinci tujuan PPL adalah sebagai berikut :

  1. Memberikan wahana aplikasi keilmuan bagi mahasiswa
  2. Memberikan pengalaman profesional mahasiswa sebagai calon guru, sehingga benar-benar menjadi lulusan kependidikan yang siap terjun di masyarakat khususnya dunia kependidikan.
  3. Menjalin kerja sama edukasional dengan lembaga sekolah sebagai mitra dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  1. C. RUANG LINGKUP

Praktikan kependidikan sebagai bagian integral dari kegiatan kurikuler maka dalam aplikasinya diberi pembobotan Satuan Kredit Semester (SKS). Dapun model praktik kependidikan yang dikembangkan menggunakan Pendekatan Kontekstual, artinya sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), artinya sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM).

Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan dua tahap yaitu :

  1. Tahap Program Micro Teaching yang terintegrasi dalam mata kuliah Ketrampila Dasar Mengajar (PPL 1 dengan bobot 2 SKS).
  2. Tahap Program Praktik Pengalaman Lapangan (Praktik Mengajar) dilaksanakan di sekolah latihan (dengan bobot 3 SKS).

BAB II

TINJAUAN SINGKAT SEKOLAH PRAKTIK

  1. A. SEKOLAH LATIHAN

MTsN Pacitan merupakan sekolah yang berada di pusat kota. Kondisi sosial masyarakatnya heterogen, siswanya berasal dari keluarga petani, pedagang, pengusaha, PNS, dan sebagainya. Selain itu jarak tempuh sekolah masing-masing siswa berlainan, antara 0 km sampai dengan 10 km, menjadikan siswa sampai di sekolah berlainan.

Kondisi geografis yang mendukung lebih meningkatkan proses pembelajaran karena didukung lingkungan yang asri dan nyaman untuk belajar. MTsN Pacitan Kabupaten Pacitan Jawa Timur pada saat ini mempunyai 14 ruang kelas, 1 Laboratorium IPA, 1 Ruang Perpustakaan, 1 Laboratorium Komputer, 2 ruang kamar kecil siswa dengan jumlah siswa 573. Adapun jumlah tenaga kependidikan terdiri dari 1 Kepala Sekolah, 39 Guru PN baik GT maupun GTT dan 8 Tenaga Tata Usaha.

  1. B. HASIL OBSERVASI
    1. Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah seorang manajer yang mengelola suatu lembaga pendidikan, selain harus berwawasan luas, juga harus mampu mengelola sekolah secara benar, sesuai dengan Manajemen Berbasis Sekolah, yang meliputi unsur kemandirian, kerja sama, transparan, serta sustabilitas, sehingga pengelolaan sekolah dapat berjalan dengan baik dan benar, serta didukung oleh semua pihak. MTsN Pacitan pada saat ini dipimpin oleh Kepala Sekolah, dengan latar pendidikan S2.

  1. Guru

Guru merupakan ujung tombak keberhasilan proses pendidikan suatu sekolah. Profesionalisme seorang guru sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar di kelas. Untuk itu guru harus mampu merencanakan, melaksanakan dan menilai siswa dalam proses belajar mengajar secara benar. Selain itu guru harus selalu menambah wawasannya melalui pelatihan, maupun pendidikan, serta berusaha berinovasi dalam proses belajar mengajar sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini.

Data guru yang ada di MTsN Pacitan pada saat ini

  1. Berdasar latar belakang pendidikan
Status Kepegawaian Gol II Gol. III Gol. IV Jumlah
L P L P L P L P
Kepala Sekolah 1 1
Guru Tetap 1 11 4 3 5 14
Guru Tidak Tetap 8 8
  1. Berdasarkan usia
Usia 20-29 30-39 40-49 50-59 > 59 Jml
Kepala Sekolah 1 1
Guru Tetap 10 7 1 1 19
Guru Tidak Tetap 15 1 16
  1. Berdasarkan masa kerja
Status Kepegawaian Masa Kerja
<5 5-9 10-14 15-19 20-24 >24
Kepala Sekolah 1
Guru Tetap 4 6 4 2 3
Guru Tidak Tetap 15 1
  1. Tenaga Tata Usaha

Tenaga Tata Usaha MTsN Pacitan merupakan salah satu unsur yang membantu kelancaran proses pendidikan pada suatu lembaga sekolah. Tenaga Tata Usaha harus mampu mengelola administrasi secara benar sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini.

Data Tenaga Tata Usaha yang ada di MTsN Pacitan pada saat ini

  1. Berdasar golongan
Status Kepegawaian Gol II Gol. III Jumlah
L P L P L P
PNS 2 1 1 1 3
Non PNS 3 1
  1. Tenaga Perpustakaan

Lembaga pendidikan setingkat SMP/MTs dalam mengelola perpustakaan idealnya memiliki pustakawan dan tenaga perpustakaan yang telah mengikuti pelatihan pengelolaan perpustakaan, sehingga dalam mengadministrasikan bahan pustaka tidak salah, namun demikian di MTsN Pacitan belum ada tenaga khusus pengelola perpustakaan.

  1. Fasilitas Sarana dan Prasarana

Untuk meningkatkan mutu pendidikan di lembaga setingkat SMP/MTs khususnya MTsN Pacitan telah tersedia fasilitas sarana dan prasarana yang memenuhi syarat. Baik itu sarana fisik yang meliputi gedung atau kelas, kantor, tempat ibadah, lapangan olah raga, laboratorium dan perpustakaan. Dan juga tercukupinya air bersih, memiliki sarana komunikasi terkini dan alat transportasi.

  1. Media Pembelajaran

Di lembaga pendidikan setingkat SMP/MTs termasuk MTsN Pactan telah memiliki media pembelajaran yang memadai untuk menunjang proses

belajar mengajar di kelas, sehingga dapat memudahkan pemahaman siswa dalam menerima pelajaran. Misalnya : OHP, alat peraga, alat praktikum.

No Uraian Jumlah Kondisi
1 Televisi 21 inc 7 Baik
2 Computer 17 Baik
3 Printer 3 Baik
4 P. C unit 1 Baik
5 HUB 1 Baik
6 Alat Peraga IPA 1 Set
7 Alat Peraga Matematika 1 Set
8 Alat Peraga Bahasa 1 Set
9 Compact Disc Player 7 Baik
  1. Buku

Buku merupakan alat utama dalam proses pembelajaran, untuk itu sekolah harus memiliki buku pedoman / paket, buku pendukung, buku reverensi, Lembar Kerja Siswa (LKS), pada setiap tingkatan, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Buku yang tersedia di perpustakaan MTsN Pacitan cukup mendukung PBM.

  1. Peserta Didik

Peserta didik saat ini khususnya di MTsN Pacitan berasal dari lingkungan sosial yang berbeda. Siswa yang ada juga memiliki kemampuan, prestasi

dan bakat yang berbeda. Oleh karena itu perlu pendekatan khusus dalam meningkatkan prestasi siswa baik prestasi akademik maupun prestasi non-akademik.

Jumlah siswa menurut jenis kelamin

Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah
L P L P L P L P
107 95 126 103 85 57 318 255

Jumlah rombel masing-masing tingkat 5 rombel.

  1. Kurikulum

Pendidikan setingkat SMP/MTs termasuk MTsN Pacitan saat ini sudah menggunakan atau melaksanakan kurikulum 2004 (KBK). Dalam pelaksanaan kurikulum 2004 masih banyak mengalami kendala, terutama bagi guru, mulai pemahaman kurikulum, pemetaan kurikulum, menyusun persiapan, melaksanakan proses belajar mengajar, dan melaksanakan penilaian. Untuk itu guru perlu mendapatkan bimbingan maupun pelatihan yang lebih intensi. Dan pada tahun pelajaran 2009/2010 untuk kelas VII, VIII mulai menggunakan kurikulum KTSP.

10.  Sumber Dana Dan Pembiayaan

Saat ini sumber dana dan pembiayaan sekolah berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dari DAS dan bantuan dari Komite Sekolah. Untuk itu, dalam pelaksanaan kegiatan pada suatu sekolah, khususnya di MTsN Pacitan dirasa masih kurang.

11.  Manajemen Sekolah

Pengelolaan sekolah, khususnya di MTsN Pacitan sudah melaksanakan dengan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dengan sistem ini sekolah berjalan dengan baik, mandiri, terbuka, dan bertanggung jawab, serta dengan kerja sama yang baik, termasuk dengan Komite Sekolah.

12.  Komite Sekolah

Peran Komite Sekolah sudah dapat dirasakan saat ini. Hal ini terlihat pada semua kegiatan yang memerlukan biaya yang tidak tercukupi oleh sekolah, komite sekolah berperan aktif. Kerja sama ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

13.  Kelulusan

Kelulusan pada MTsN Pacitan dalam kurun waktu 3 tahun yang telah berjalan menunjukkan kemajuan. Hal ini terbukti dalam waktu 3 tahun terakhir siswa MTsN Pacitan lulus 100% dengan nilai bagus.

L P L+P L P L+P L P L+P

BAB III

PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

  1. A. WAKTU PELAKSANAAN
    1. 1. Tahapan PPL

Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan dua tahap yaitu :

  1. Tahap Program Micro Teaching yang terintegrasi dalam mata kuliah PPL I

Sebelum melakukan praktik mengajar di sekolah, mahasiswa STKIP PGRI Pacitan harus melalui pelatihan belajar mengajar. Kegiatan latihan atau Micro Teaching tersebut dilakukan saat Mahasiswa menempuh mata kuliah PPL I. Berikut beberapa kegiatan evaluasi Micro Teaching yang dilakukan dengan tahapan sebagai berikut :

  • Mengamati kemampuan mahasiswa dalam proses Micro Teaching. Pembimbing mengamati kemampuan masing-masing mahasiswa sehingga menemukan aspek-aspek dan materi pelatihan yang sesuai. Dalam pengamatan juga dilakukan diskusi antara dosen dan mahasiswa.
  • Pembimbing dan Tim memberikan model pengajaran yang ideal.
  • Menilai proses  latihan Micro Teaching yang dilakukan oleh mahasiswa. Memberikan penilaian terhadap hasil latihan Micro Teaching mahasiswa sesuai dengan format penilaian yang ditentukan atau berdasarkan hasil kesepakatan dengan mahasiswa.
  • Memberikan umpan balik terhadap kekurangan mahasiswa dan memberikan bimbingan dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi mahasiswa.
  • Mendiskusikan hasil Micro Teaching dengan sesama mahasiswa dengan arahan pembimbing.
  1. Tahap Program Praktik Pengalaman Lapangan Dilaksanakan Di Sekolah Latihan Yaitu MTsN Pacitan

Pelaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan ini ada beberapa tahap yaitu :

v  Tahap Persiapan

Tahap persiapan adalah suatu tahap dimana mahasiswa mempersiapkan diri sebelum melakukan praktik mengajar di sekolah. Tahap persiapan tersebut adalah :

  1. Mahasiswa sudah memprogram dan lulus mata kuliah PPL I / Micro Teaching dengan nilai minimal C.
  2. Mahasiswa mengorganisasikan diri membantuk kelompok terdiri dari 13 orang selanjutnya kelompok mahasiswa tersebut melakukan observasi mandiri terhadap sekolah yang akan ditempati kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan observasi tidak hanya berupa pengamatan sepintas tentang sekolah yang akan ditempati, tetapi juga melakukan negosiasi dan pembicaraan lain yang mengantarkan terlaksananya kegiatan PPL. Kegiatan observasi harus dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa agar mahasiswa belajar bersosialisasi dengan lembaga profesi yang akan digeluti.
  3. Mahasiswa melaporkan hasil observasi (negosiasi mandiri) yang telah dilakukan kepada pihak STKIP PGRI Pacitan. Selanjutnya lembaga akan mengirim surat secara resmi kepada pihak sekolah tempat PPL dan menugaskan dosen pembimbing PPL.

v  Tahap Pembekalan

  1. Pengarahan dari fakultas

Ÿ  Materi pengarahan berisi relevansi tuntutan sekolah dan materi umum tentang perkembangan teoritis dan praktis.

Ÿ  Masalah administrasi di sekolah

Ÿ  Tata tertib dan masalah profesi keguruan.

  1. Pelepasan oleh pimpinan fakultas

Dalam rangka peresmian pemberangkatan mahasiswa diadakan pelepasan oleh pimpinan fakultas STKIP PGRI Pacitan.

v  Tahapan Pelaksanaan PPL

Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan dapat mengikuti kegiatan PPL dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :

  1. Mahasiswa diserahkan kepada pihak sekolah oleh Dosen Pembimbing.
  2. Mahasiswa melakukan koordinasi dengan guru pamong tentang kegiatan PPL.
  3. Mahasiswa melakukan praktik mengajar secara terbimbing mandiri di sekolah tempat PPL
  4. Mahasiswa harus hadir di sekolah setiap hari jam pertama sampai jam terakhir.
  5. Mahasiswa harus berpartisipasi dalam pengaturan piket sekolah.
  6. Selama PPL mahasiswa tidak hanya melaksanakan tugas mengajar, tetapi juga harus terlibat (dengan ijin pihak sekolah) dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan bidang keilmuan seperti pengelolaan perpustakaan, majalah sekolah, kegiatan teater, kelompok diskusi, dan lain-lain.
  7. Praktik mengajar dilakukan ±8 kali pertemuan. Selama ±8 kali pertemuan tersebut mahasiswa harus selalu hadir sesuai peraturan sekolah.
  8. Mahasiswa harus praktik mengajar 7 kali pertemuan dan 1 kali ujian.
  9. Apabila mahasiswa sudah dianggap lulus oleh guru pamong, maka praktik dapat diakhiri tetapi apabila mahasiswa belum dianggap lulus maka diberi latihan tambahan dengan ketentuan tidak melewati batas waktu PPL.

v  Penyusunan Laporan PPL

Setelah PPL dilaksanakan, praktikan harus menulis laporan pelaksanaan PPL. Setelah disahkan kemudian diserahkan ke UPK. UPK kemudian mendistribusikan kepada pihak-pihak terkait.

v  Waktu Dan Pelaksanaan PPL

Proses belajar mengajar dilaksanakan dalam waktu belajar efektif dengan alokasi waktu tatap muka minimal delapan kali pertemuan dengan 1 kali ujian. Tiap minggu 2 kali pertemuan. Setiap pertemuan 2 x 40 menit. Tempat pelaksanaan mengajar di sekolah yang ditunjuk ( MTsN Pacitan).

  1. 2. Jadwal Dan Kelas Praktik
    1. Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan PPL oleh penulis pada Pendidikan jasmani,Olah raga dan Kesehatan  sebagai berikut :

Pertemuan Hari / Tanggal Jam Ke Kelas
1
2
3
4
5
6
7
  1. Pelaksanaan PPL

Sebelum mahasiswa praktik di kelas, terlebih dahulu perangkat pembelajara di kelas yang telah dibuat mahasiswa dikonsultasikan dengan guru pamong. Hal-hal yang dikonsultasikan antara lain :

  1. Minta penjelasan tentang bahan pelajaran yang akan dipraktikkan dalam kegiatan belajar mengajar dengan siswa di kelas.
  2. Konsultasi tentang pembuatan rencana pembelajaran atau perangkat mengajar lainnya
  3. Konsultasi sumber bahan pelajaran yang akan dipakai dalam praktik mengajar
  4. Meminta koreksi dan pengesahan rencana pembelajaran atau persiapan mengajar lainnya.

v  Aktivitas dalam praktik mengajar

Praktik mengajar di kelas merupakan kegiatan dan menentukan keberhasilan seorang mahasiswa dalam melaksanakan PPL. Praktik mengajar di kelas dilaksanakan praktikan 7 kali praktik mengajar terbimbing 1 kali ujian praktik mengajar. Adapun hal-hal yang harus dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah :

  • Siap masuk 10 menit sebelum jam pelajaran dimulai
  • Memberitahu kepada guru pamong sebelum masuk kelas
  • Masuk kelas dengan menyampaikan salam
  • Mengatur kelas/lapangan (dan mempersilahkan siswa berdoa bersama untuk jam pertama) sebelum pelajaran.
  • Melaksanakan apersepsi, mengenalkan tujuan dan pre test jika diperlukan, atau standar kompetensi dan kompetensi dasar yang disajikan.
  • Melaksanakan proses belajar mengajar dengan pendekatan dan metode sesuai dengan yang direncanakan dan lebih mengutamakan keaktifan siswa.
  • Menggunakan alat atau media yang ada.
  • Mengakhiri pelajaran dengan memberi evaluasi, kesimpulan dan motivasi kepada siswa.
  • Berdoa (bila jam terakhir) dan menyampaikan salam sebelum meninggalkan kelas/lapangan dan berjabat tangan dengan siswa.

Selain itu, dalam pelaksanaan PPL, praktikan mendapat bimbingan dari berbagai pihak, dengan pembagian sebagai berikut:

1) Kompetensi personal, yakni kesungguhan (termasuk kehadiran), perilaku dan sikap mahasiswa mulai dari observasi sampai dengan selesainya kegiatan. Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah atau guru pamong yang ditunjuk oleh kepala sekolah yang meliputi :

Ÿ  Kehadiran mahasiswa selama PPL.

Ÿ  Perilaku dan sikap mahasiswa sehari-hari baik kepada kepala sekolah, guru dan karyawan, kepada murid serta sesama mahasiswa mulai dari waktu observasi sampai dengan pamitan selesainya PPL.

Ÿ  Kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam semua kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa selama PPL.

Ÿ  Ketertiban dan ketaatan mahasiswa dalam mematuhi aturan yang berlaku selama PPL.

2) Kompetensi Profesional, yakni melaksanakan praktik mengajar di kelas dan melaksanakan ulangan harian / tugas. Penilaian dilakukan oleh guru pamong atau guru yang ditunjuk oleh kepala sekolah, meliputi :

Ÿ  Penampilan mahasiswa di depan kelas/lapangan dan pengelolaan kelas.

Ÿ  Kesesuaian antara tujuan dengan materi yang direncanakan dengan yang dilaksanakan.

Ÿ  Penguasaan terhadap materi yang diajarkan dan sistematika pengajaran.

Ÿ  Kesesuaian antara pendekatan dan metode yang direncanakan dengan penerapannya dalam proses belajar mengajar.

Ÿ  Penggunaan alat dan media pengajaran dengan memperhatikan partisipasi siswa selama proses belajar mengajar.

Ÿ  Gaya dan antusiasnya selama mengajar serta pelaksanaannya bimbingan kepada siswa.

Ÿ  Tingkat ketercapaian tujuan yang direncanakan dan ketepatan waktu yang digunakan.

Ÿ  Pelaksanaan penilaian formatif dan pemberian kesimpulan akhir.

3) Kompetensi Administratif, yaitu kemampuan membuat perangkat mengajar (RPP, silabus, penugasan praktek,kisi-kisi soal, butir-butir soal, penilaian hasil belajar dan analisis materi pembelajaran selama pelaksanaan PPL). Penilaian dilakukan oleh guru pamong atau guru yang ditunjuk oleh kepala sekolah, meliputi :

Ÿ  Kerajinan tulisan rencana pembelajaran (RPP) dan silabus

Ÿ  Perumusan indikator dan pemilihan materi pembelajaran

Ÿ  Perencanaan metode dan langkah-langkah kegiatan belajar mengajar

Ÿ  Pemilihan alat dan sumber pelajaran.

4) Kompetensi Akademik, yaitu pembuatan laporan tertulis baik secara individu maupun secara kelompok. Penilaian dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), meliputi :

  1. Kelengkapan isi laporan;
  2. Sistematika laporan;
  3. Kelengkapan laporan;
  4. Ketepatan waktu pembuatan
  5. Faktor Penghambat Dan Penunjang Kegiatan

Faktor penghambat dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut :

  1. Perbedaan fisik : usia, berat badan, jenis kelamin, pendengaran, penglihatan, dan kemampuan bertindak.
  2. Perbedaan social termasuk status ekonomi, agama, hubungan keluarga, dan suku.
  3. Perbedaan kepribadian termasuk watak, motif, minat dan sikap.
  4. Perbedaan inteligensi dan kemampuan dasar.
  5. Perbedaan kecakapan atau kepandaian di sekolah

Factor pendukung dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut :

  1. Motivasi dari keluarga
  2. Kematangan fisik dan psikis
  3. Status social ekonomi
  4. Kapasitas mental, emosi dan inteligensi

BAB IV

PENUTUP

  1. A. KESIMPULAN

Dari kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan yang penulis laksanakan di MTsN Pacitan, penulis menyimpulkan bahwa :

  1. Untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar memerlukan persiapan yang matang, sehingga dalam pelaksanaannya berjalan dengan lancar.
  2. Tingkat pemahaman siswa akan lebih meningkat jika menggunakan alat peraga yang menarik.
  3. Dengan melaksanakan PPL penulis mendapat pengalaman dan pengetahuan tentang seluk beluk pelaksanaan praktik kependidikan di sekolah.
  1. B. SARAN
    1. Kepada STKIP PGRI PACITAN kami mengharapkan untuk tahun berikutnya pertemuan belajar mengajar ditambah lebih dari 8 kali pertemuan untuk lebih meningkatkan kapabilitas mahasiswa.
    2. Kepada sekolah praktik hendaknya fasilitas yang sudah ada ditingkatkan dan dimanfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan kreatifitas dan kemampuan siswa.

LAMPIRAN

PROFIL SEKOLAH

  1. Nama Sekolah                               :  MTsN PACITAN
  2. Nomor Identitas Sekolah (NIS)    :  20511213
  3. Nomor Statistik Sekolah (NSS)    :  121215010001
  4. Alamat Sekolah                             :  Jl. H. Samanhudi No. 15

Kecamatan                                    :  Pacitan

Kabupaten / Kota                          :  Pacitan

Propinsi                                         :  Jawa Timur

Kode Pos                                      :  63512

Telepon & E-mail                          :  (0357) 881303 /  mtsn_pctn@yahoo.co.id

  1. Status Sekolah                              :  Negeri
  2. Nama Yayasan                              :  -
  3. Nomor Akte Pendirian /

Kelembagaan                                :

  1. Tahun Berdiri Sekolah                  :  1978
  2. Luas Tanah Sekolah                      :  2.700 m²

10.  Luas Bangunan Sekolah               :  1.200 m²

11.  Status Tanah                                 :  Milik sendiri

12.  Status Bangunan                           :  Milik sendiri

13.  Nomor Sertifikat Tanah                :

14.  Status Akreditasi / Tahun             :  A/KW.13.4/MTs/876/2005

VISI DAN MISI SEKOLAH

Visi Sekolah :

Kompetitif, santun, islami.

Misi Sekolah :

  • Pengamalan Imtaq, Iptek, dan budi pekerti
  • Pengembangan kemampuan dasar
  • Wawasan kebangsaan dan demokrasi

DENAH

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI PACITAN

TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

————————————————————————————-